• Soccer Is My Life

  • Extreme Is My Passion

  • Games Is My Hobbies

Jumat, 13 Februari 2015

UPDATE : DAFTAR KLUB DAN PEMAIN ISL 2015








Daftar Klub ISL 2015 :

1.            Arema Cronus
2.            Bali United Pusam
3.            Gresik United
4.            Pelita Bandung Raya
5.            Persebaya Surabaya
6.            Persela Lamongan
7.            Perseru Serui
8.            Persib Bandung
9.            Persiba Balikpapan
10.        Persija Jakarta
11.        Persipura Jayapura
12.        Persiram Raja Empat
13.        PS Barito Putera
14.        PS Mitra Kukar
15.        PS Semen Padang
16.        PSM Makassar
17.        Pusam Borneo FC
18.        Sriwijaya FC

Jumat, 24 Oktober 2014

Kapankah Sepakbola Indonesia Bisa Maju???

Selamat malam klemensmania, hari ini tanggal 24 Oktober 2014 pukul 22:56 WIB, saya mau berbagi cerita dengan para klemensmania.
Kita langsung aja ke pokok permasalahannya aja...
Kecintaan saya dengan Olahraga Sepakbola memang tidak bisa dipungkiri, apalagi kalo melihat Timnas Indonesia sedang bertanding, ada hasrat dari lubuk hati terdalam untuk sepenuh hati dan tenaga untuk mendukung mati2an walau hanya dari layar kaca televisi... Namun melihat kondisi Tim Nasional Indonesia sekarang ini membuat hati saya deg..deg..an, apalagi sebentar lagi Piala AFF 2014 sudah didepan mata... wah... apa mungkin timnas kita bisa menjuarai Piala AFF yang sudah lama tak jatuh ketangan Indonesia?... Tapi itu semua mungkin saja terjadi, kalo ngeliat Indonesia segrup dengan Vietnam ,Philipina dan Laos. Mungkin lawan terberat kita di grup hanya Vietnam yang bisa menyaingin kekuatan para pemain kita, nah seandainya Indonesia lolos ke semi final kita sudah ditunggu oleh Tim-Tim yang boleh dibilang sama kuatnya seperti Singapura, Malaysia apalagi Thailand yang kalo ngeliat permainannya udah kelas internasional, Wahh... ini sebuah kesempatan emas untuk menunjukan kemajuan sepakbola di indonesia, namun semua itu bisa diraih kalau kita mau berjuang, mendukung dan mendoakan ,dan yang paling penting seluruh pemain Timnas kita yang besok akan dipanggil untuk ikut di Piala AFF harus punya rasa patriotisme, cinta indonesia karena selama ini banyak negara-negara di Asean lebih bisa berkembang di bidang Sepakbolanya. 

Pembagian Grup Piala AFF 204 Di Singapur dan Vietnam

AYO INDONESIA PASTI BISA, itu slogan yang dipake saat Timnas U-19 kita berlaga di AFC Cup U-19 Di Myanmar, walaupun hasilnya kurang memuaskan, tapi saya sebagai warga Indonesia sudah bangga bahwa adik-adik kita mampu menunjukan yang terbaik di kancah Asia, dan Dunia bahwa Indonesia bukan lagi Tim kecil yang mudah dikalahkan, tapi sekarang Indonesia adalah Tim Besar ,tim dengan segudang talenta pemain dari sabang sampai merauke yang mampu terbang sampai kedunia, pengalaman melawan Klub-klub kelas dunia sudah sangat bagus untuk prospek kedepan persepakbolaan Indonesia.

















bisa bermain dengan Pemain Dunia sudah merupakan kebanggan

Satu hal yang paling penting didalam sepakbola adalah pendukung, suporter, kita singkirkan syal, jersey dan nama fans club masing-masing Klub di Indonesia karena kita bisa menang jika semua bisa bersatu, gimana mau juara kalo suporternya aja selalu tawuran, ngak pernah mau menerima kekalahan dari tim kesayangannya, Apalagi di Indonesia suporter nya sangat-sangatlah banyak, itu adalah salah satu kelebihan dari kita dengan bermodalkan pendukung yang banyak seharusnya bisa sebagai senjata utama untuk meraih kemenangan. Sekarang kalo liat berita banyak sekali tawuran antara suporter klub-klub Indonesia, apa ngak malu hanya karena Tim kesayangannya kalah atau seri bisa membuat emosi sampai bunuh-bunuhan, sekarang itu bukan lagi jamannya ejek-ejekan, saling ngotot, saling menyerang satu sama lain, kita harus bersama-sama mendukung tim sendiri-sendiri, memang susah hanya lewat perkataan namun kita semua kan pasti punya hati nurani ,kita mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna karena punya akal sehat, kita bukannya binatang, yang kalo ngeliat binatang lain langsung ngamuk, kita ini mahluk sosial yang harus saling mengasihi dan mengampuni, Saya yakin dan percaya kalo semua suporter di Indonesia masih suka tawuran, ejek-ejekan sesama suporter, benci dengan tim atau rival tim kesayangannya ,pasti Sepakbola Indonesia semakin mundur, ngak semakin ke depan malah semakin mundur kebelakang karena hal-hal sepele.


Kerusuhan Suporter Sepak bola Indonesia

Kamis, 09 Januari 2014

Film Sayap Kecil Garuda "Pendidikan Tanpa Pamrih"

Sebuah Film Drama Family"Sayap Kecil Garuda" produksi Brajamusti Film dan Smaradana Pro, tentang PANCASILA dan hafalan siswa SD. Film akan rilis dan tayang di Bioskop Januari 2014 Indonesia.


Sinopsis Sayap Kecil Garuda 2014: 
Pulung, murid kelas 2 SMP, sulit menghapal Pancasila dan makna lambangnya. Ia memiliki daya ingat lemah. Walau demikian Pulung anak baik. Sepulang sekolah sebelum mengaji di surau, ia rajin membantu Abahnya untuk mengumpulkan beras perelek, sebuah budaya turun-temurun di kampung mereka. Warga kampung mensedekahkan satu kaleng susu beras yang mereka letakkan di depan rumah. Beras itu mereka kumpulkan seminggu tiga kali lalu diserahkan ke Pak RT untuk kemudian dijual murah ke warga kampung yang tidak mampu. Uang hasil penjualan beras dipinjamkan ke warga kampung yang tidak mampu untuk keperluan modal usaha atau keperluan lainnya. Sikap Pulung yang tanpa pamrih, penolong, dan mudah bergaul membuat ia dicalonkan jadi ketua Osis bersaing dengan Asih dan Fandi, murid yang pintar dan diunggulkan di sekolah mereka. Walau daya hafalnya lemah, Pulung sangat kuat di bidang visual. Ia pintar menggambar. Setelah diajari oleh Pak Zul, Pulung dapat menjuarai lomba gambar antar siswa se-Cianjur. Pulung mendapatkan piala dan sepeda dari lomba tersebut. Yang mengharukan, piala tersebut diberikan Pulung ke Maman, anak Pak Zul yang juga suka menggambar tetapi matanya buta karena penyakit panas yang pernah dideritanya. Sementara sepeda ia gunakan untuk mengumpulkan beras perelek menggantikan sepeda Abah yang sudah reot. 

Tayang Bioskop: 23 Januari 2014 
* Genre: Drama Family Anak 
* Sutradara: Aditya Gumay 
* Produser: Adenin Adlan 
* Produksi: Brajamusti Film, Smaradana Pro 
* Durasi: 92 minutes 
* Rating: SU 
* Casts :
 - Deddy Mizwar
 - Elma Theana 
 - Reza Artamevia
 - Toro Margens
 - Ustadz Guntur
 - Rizky Black
 - Gatot Brajamusti
 - Baby Mamesa

"Timnas Indonesia Masuk Piala Dunia" Hanya Mimpi atau Kesempatan Yang Tertunda?

Selamat pagi, Salam sejahtera para pecinta Sepakbola Indonesia dan khususnya untuk para klemensmania, kali ini saya (admin) akan mencoba menulis tentang keinginan Saya atau mungkin keinginan semua orang Indonesia bahwa Timnas Indonesia bisa masuk Piala Dunia atau mungkin bisa menjuarai Piala Dunia entah itu Piala Dunia Tahun 2018 ,2022, 2026 ,,,dst, entah Piala Dunia versi berapa ,tapi itu semua pasti akan bisa terjadi ,terwujud bahwa Esok Timnas Bisa Masuk Piala Dunia dan Juara Piala Dunia walaupun entah itu kapan.
Ngomongin tentang Piala Dunia memang ngak ada matinya! Kenapa? Karena Piala Dunia merupakan event sepakbola terbesar di dunia ,kehormatan bangsa dipertaruhkan karena lambang Negara tertempel di baju setiap peserta Piala Dunia (mulai lebay : maksudnya bukan perang ya)!!!...
OKE...Langsung aja pokok permasalahannya Judul Artikel ini memang agak memusingkan saya, Saya sebagai warga negara Indonesia ,yang cinta tanah air Indonesia dan mencintai Sepakbola Indonesia hanya ingin mensupport / mendukung bukan untuk mencela bangsa sendiri. Saya yakin dan percaya ,suatu saat nanti Timnas Indonesia akan Menjuarai Piala Dunia.
Mungkin keinginan semua orang Indonesia sudah terwujud kalo melihat Foto dibawah ini:


Yah ,keinginan bahwa Trofi Piala Dunia terbang ke Indonesia sudah bisa terwujud, Dengan Bangga Bapak Presiden kita Bapak Susilo Bambang Yudhoyono  mengangkat Trofi Piala Dunia. Tapi itu hanya sekedar kunjungan Trofi Piala Dunia yang singgah di Jakarta.

Menurut catatan sejarah ,Indonesia pernah masuk Piala Dunia ,hal itu sudah sangat membanggakan bangsa Indonesia. Walaupun itu masa lampau dan hanya sejarah.

Tapi kalo melihat prestasi Timnas Senior Indonesia ,Gagal Lolos di Piala Asia 2015, Gagal Juara Piala AFF Tahun 2012 mungkin banyak orang yang menyalahkan karena waktu itu sedang ada masalah besar di kubu PSSI ,adanya dualisme Timnas Indonesia, dualisme PSSI / KPSI ,dualisme Liga (ISL/LPI) wah,,, itu benar-benar memalukan,  Tapi sekarang Sepakbola Indonesia mulai bangkit dari keterpurukan, semua bersatu, mendukung sepakbola Indonesia menjadi maju. Tapi kenapa baru sekarang, kenapa ngak dari dulu. Kerinduan masyarakat indonesia akan gelar dan prestasi Timnas Sepakbola Indonesia sudah sangat lama haus akan gelar. Di bulan Desember yang lalu kita disuguhkan permainan yang apik dari Kurnia Meigah dan kawan-kawan saat Timnas U-23 berhasil lolos sampai babak final Sea Games di Myanmar ,tapi sayang untuk kedua kalinya Timnas U-23 hanya menyabet medali perak karena kalah tipis atas Thailand. Tapi dari segi permainan pemain Timnas sudah berkembang pesat tinggal pengalaman dan banyak-banyak berdoa saja yang kurang. Sebelumnya juga bangsa Indonesia membuat semua orang saat semua mata pecinta sepakbola Indonesia disihir untuk mendukung Timnas U-19 yang berlaga di Piala AFF U-19 di Jakarta, Dengan semangat, dukungan, serta doa semua warga Indonesia akhirnya Indonesia bisa juara. Permainan yang ditunjukan Evan Dimas dan kawan-kawan memang sangat memukau, buktinya semua lawan ditaklukan sampai-sampai Juara Bertahan Piala Asia U-19 Korea Selatan bisa dikalahkan pada kualifikasi Piala Asia U-19 sehingga Timnas Indonesia U-19 lolos ke putaran final Piala Asia U-19 2014, itu adalah moment yang pernah saya lihat dan saya paling banggakan. Kita masih diberi harapan melalui Timnas U-19 yang bisa unjuk gigi di Ajang Internasional. Mungkin prestasi ini harus tetap dipertahankan oleh pemuda-pemuda bangsa kita. Di mulai dari Pembinaan Anak di usia dini, seperti SSB, Diklat dan pencarian bakat di pelosok-pelosok Desa di Indonesia.

Tahun 2014, bisa dibilang sebagai tahun sepakbola ,karena Indonesia pada tahun ini akan memulai kompetisi Liga yang sebenarnya, semua klub tertangguh ,terhebat di Indonesia akan bertanding memperebutkan tahta juara di ajang Indonesia Super League 2014. Semua klub yang tadinya terpisah karena adanya dualisme kompetisi sekarang digabung. Nah, walaupun sudah digabung tapi kita ngak akan melihat semua klub bisa bertanding, karena format kompetisi dibagi menjadi dua wilayah (Barat dan Timur) sayang sekali ,ini bisa menurunkan nilai jual Kompetisi. Tapi memang setiap keputusan ada baik dan jeleknya, jeleknya yaitu hanya ada 11 klub di satu wilayah jadi kita ngak bisa nonton full setiap klub bertanding. (Ngarep pingin nonton Arema vs Persebaya ,Persija vs Persipura secepatnya). Tapi itu ngak apa-apa, demi kebaikan bersama. Nah kalo baiknya yaitu biaya pengeluaran klub bisa semakin kecil karena besarnya negara Indonesia ini, jadi adanya pembagian wilayah seperti ini sudah cukup baik.

Kesimpulannya sekarang yaitu Kita harus percaya dan yakin bahwa Timnas Indonesia bisa masuk Piala Dunia. (Amin) ,kita harus buktikan bahwa mimpi itu bisa terwujud di hari esok. Karena di kamus saya mengatakan "Hari Esok harus lebih baik dari hari ini". (Amin)

Gallery :



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didampingi, Dwight Yorke, Ramdani Lestaluhu & Andri Tani 

daftar kutipan:
http://bola.inilah.com/read/detail/2062951/timnas-u-19-bakal-tampil-di-piala-dunia#.Us4ZdZ6SyM0
http://olahraga.kompasiana.com/bola/2013/10/15/mimpi-timnas-indonesia-u-19-menuju-piala-dunia-2015-u-20-599097.html
http://www.merdeka.com/peristiwa/3-kali-disambangi-trofi-piala-dunia-indonesia-cuma-bisa-mimpi.html



Selasa, 07 Januari 2014

DAFTAR KLUB INDONESIA SUPER LEAGUE 2014


Wilayah Barat: 
Wilayah Timur:
Persipura Jayapura
Perseru Serui
Mitra Kukar
Persisam Samarinda
Persiram Raja Ampat
Persiba Bantul
Persela Lamongan
Persepam Madura United
Persebaya Surabaya
Persiba Balikpapan
PSM Makassar

Rabu, 11 Desember 2013

Film "SOKOLA RIMBA" Perjuangan Orang Rimba!

Dunia perfilman Indonesia memang gak ada matinya. Kali ini film terbaru yang wajib anda tonton adalah film Sokola Rimba karya sutradara Riri Riza dan diproduseri oleh Mira Lesmana. Nama kedua sineas itu sudah cukup mewakili kualitas film yang akan tayang perdana pada 21 November 2013 mendatang.

Sokola Rimba merupakan sebuah film drama yang sarat akan unsur pendidikan dan kemanusiaan. Dibintangi oleh Prisia Nasution, cerita film Sokola Rimba ini diangkat dari kisah nyata dan sebagian melibatkan sejumlah warga suku Anak Dalam serta film Sokola Rimba ini menggunakan dialek warga Rimba.

Meskipun diangkat dari kisah nyata, Sokola Rimba tidak terjebak dalam film dokumenter yang kaku dan serius. Film ini dikemas dalam film cerita yang menghibur seperti film-film sebelumnya seperti Laskar Pelangi dan Sang Pemimpi. Jadi tunggu dan saksikan Sokola Rimba di bioskop kesayangan anda.


Sinopsis Film Sokola Rimba :

Sokola Rimba berkisah tentang seorang perempuan yang bekerja di sebuah lembaga konservasi di wilayah Jambi bernama Butet Manurung (Prisia Nasution). Dia telah menemukan jalan hidup yang diinginkannya. Menjadi seorang pengajar di masyarakat suku Anak Dalam yang dikenal sebagai Orang Rimba, yang tinggal di hulu sungai Makekal di hutan bukit Duabelas.

Hingga suatu hari Butet terkena demam malaria di tengah hutan, seorang anak yang tak dia kenal datang menyelamatkannya. Nyungsang Bungo (Nyungsang Bungo) nama anak itu,  berasal dari Hilir sungai Makekal, yang jaraknya sekitar 7 jam perjalanan untuk bisa mencapai hulu sungai, tempat Butet mengajar. Diam-diam Bungo telah lama memperhatikan Ibu guru Butet mengajar membaca.

Ia membawa sebuah gulungan kertas perjanjian yang telah di "cap jempol" oleh kepala adatnya, sebuah surat persetujuan orang desa yang mengeksploitasi tanah adat mereka. Bungo ingin belajar membaca pada Butet agar dapat membaca surat perjanjian itu.

Pertemuan dengan Bungo menyadarkan Butet untuk memperluas wilayah kerjanya ke arah hilir sungai Makekal. Namun keinginannya itu tidak mendapatkan restu baik dari tempatnya bekerja, maupun dari kelompok Bungo yang masih percaya bahwa belajar baca tulis bisa membawa malapetaka bagi mereka. 

Namun melihat keteguhan hati Bungo dan kecerdasannya membuat Butet mencari segala cara agar ia bisa tetap mengajar Bungo, hingga malapetaka yang ditakuti oleh kelompok Bungo betul-betul terjadi. Butet terpisahkan dari masyarakat Rimba yang dicintainya. Dapatkah ia kembali?

Film Sokola Rimba :

    Sutradara : Riri Riza
    Produser : Mira Lesmana
    Pemain : Prisia Nasution, Rukman Rosadi, Nadhira Suryadi, Nyungsang Bungo, Nengkabau, Beindah
    Genre : Drama, Biografi
    Tanggal Rilis Perdana : 21 November 2013
    Durasi : 90 menit
    Studio : Miles Production

Film "SOEKARNO" Mengenang Sosok Proklamator Kita!

Film Soekarno : Indonesia Merdeka. Akhirnya film yang beberapa waktu lalu mengundang kontroversi itu bakal dirilis. Film Soekarno: Indonesia Merdeka merupakan sebuah film terbaru karya sutradara terkenal Hanung Bramantyo, dan aktor yang beruntung memerankan sosok Soekarno adalah Ario Bayu, yang pernah main di film Java Heat.

Soekarno: Indonesia Merdeka sempat mendapat penolakan dari putra-putri Bung Karno terutama oleh Rachmawati dan Guruh Soekarno Putra (GSP). Karena menurut GSP, film Soekarno: Indonesia Merdeka ini lebih cenderung pada sisi komersilnya saja.

Film yang  dirilis pada tanggal cantik 11 Desember 2013 (11-12-13) ini akan mengambil latar cerita kehidupannya di tahun 1920an hingga kemerdekaan Republik Indonesia. Romantisme kehidupan Soekarno bersama ibu Inggit dan Fatmawati juga akan mewarnai ceritanya termasuk perjuangan mereka untuk mewujudkan Indonesia Merdeka.

Sinopsis Film Soekarno: Indonesia Merdeka :

Sukarno kecil dahulu bernama Kusno, namun karena tubuhnya kurus dan sakit-sakitan, nama tersebut diganti Sukarno oleh ayahnya. Dengan nama baru itu, ayahnya berharap dia akan menjadi ksatria layaknya Adipati Karno. Waktu berlalu, Sukarno menjadi pemuda yang aktif dan mengguncang podium politik.

Karena terlalu 'vokal' dan berani, dia akhirnya dijebloskan dalam penjara. Dia dituduh menghasut dan memberontak seperti Komunis. Tapi keberanian Sukarno tidak pernah padam. Dia makin menggugat. Pledoinya yang sangat terkenal, Indonesia Menggugat membuat dia dibuang ke Ende, lalu Bengkulu.

Di kota itu Sukarno rehat sejenak dari politik. Dia jatuh hati pada gadis cantik bernama Fatmawati. Padahal saat itu Sukarno masih menjadi suami Inggit Garnasih, perempuan yang selalu menjadi perisai baginya tatkala di penjara dan dibuang. Inggit harus rela melihat sang suami tercinta jatuh hati pada gadis lain.

Di tengah kemelut rumah tangganya, Jepang datang memulai peperangan Asia Timur Raya. Birahi politiknya kembali menguat. Belanda takluk oleh Jepang. Sesuatu yang dulu dianggap raksasa bagi Sukarno, kini lenyap. Kemerdekaan Indonesia seolah di ambang mata.

Sementara itu Hatta dan Sjahrir, saingan politik Sukarno di masa muda mengingatkan bahwa Jepang tidak kalah bengisnya dengan Belanda. Tapi Sukarno punya sudut pandang berbeda. "Jika kita cerdik, kita bisa memanfaatkan Jepang untuk upaya meraih kemerdekaan Indonesia" kata Sukarno. Hatta terpengaruh. Tapi Sjahrir tidak.

Kita semua tahu bahwa pada akhirnya kemerdekaan Indonesia terwujud pada tanggal 17 agustus 1945. Tapi apakah itu kemerdekaan yang diharapkan? Jangan-jangan kemerdekaan itu semata-mata hadiah dari Jepang? Jangan-jangan apa yang kita peringati setiap tahun itu hanyalah upah bagi Sukarno karena telah bekerja untuk Jepang? Bagaimanakah cara Sukarno mewujudkan kemerdekaan itu? Berapa nyawa yang dikorbankan?

Di atas kereta kuda, haji Cokroaminoto berpesan kepada Sukarno muda: "Manusia itu sama misteriusnya dengan alam, tapi jika kau bisa menggenggam hatinya, mereka akan mengikutimu". Kalimat itu selalu dipegang Sukarno untuk mewujudkan mimpinya .... Indonesia Merdeka!

Film Soekarno Indonesia Merdeka :

    Sutradara : Hanung Bramantyo
    Produser : Raam Punjabi
    Pemain : Ario Bayu, Lukman Sardi, Ferry Salim, Maudy Kusnaedi, Agus Kuncoro, Sujiwo Tejo, Tika Bravani, Ferry Salim
    Gene : Drama, Biografi
    Durasi : 137 menit
    Tanggal Rilis : 11 Desember 2013